Tanaman Angsana (Pterocarpus indicus)

Tanaman Angsana (Pterocarpus indicus)

Tanaman Obat: Angsana

Tanaman angsana tidak hanya terkenal sebagai pohon penghasil kayu berkualitas tetapi juga bagian tanamannya bisa digunakan sebagai obat untuk beberapa penyakit. Ciri khas tanaman ini adalah daunnya yang berbentuk bundar mirip telur.

Khasiat: Mengobati penyakit sariawan, batu ginjal, nefritis pada ginjal, diare, usus buntu, sembelit, bisul atau ambeien, diabetes mellitus, luka bakar, sebagai penawar racun, dll

Kandungan: Bunga angsana mengandung phytol esters dan lupeol. Batangnya mengandung arylbenzofuran, formononetin, isoliquiritigenin, dan hydroxyhydratropic acid.

Cara membuat ramuan tanaman obat angsana: Siapkan kulit kayu angsana sebanyak 3 gram. Seduh bersama dengan daun kumis kucing. Bisa diseduh, bisa juga dibuat infus. Minum airnya sekali sehari.

Anggrung (Trema orientalis / Celtis orientalis)

Anggrung (Trema orientalis / Celtis orientalis)

Tanaman obat: Anggrung

Anggrung atau dikenal juga dengan nama dehong, mangkirai, kuray, dan lain sebagainya. Dalam sebuah studi baru-baru ini menunjukkan tanaman anggrung mampu mengurangi kadar gula darah.

Khasiat: Mengatasi batuk, diare, masuk angin, sakit tenggorokan, asma, bronkitis, gonore, demam kuning, sakit gigi, dan sebagai penangkal keracunan, kanker, mimisan, infeksi saluran kencing, dll.

Kandungan: Falvonoida, saponin, polifenol, dan lain sebagainya

Cara membuat ramuan tanaman obat anggrung: Cuci bersih daun anggur sekitar 8 gram. Rebus selama 20 menit dengan dua gelas air. Kemudian saring, tambahkan dengan madu (optional). Minumlah 2 kali sehari, saat pagi dan malam hari.

Andong / Hanjuang (Cordyline fruticosa)

Andong / Hanjuang (Cordyline fruticosa)

Tanaman obat: Andong (hanjuang)

Tanaman andong atau hanjuang tidak hanya digunakan sebagai tanaman hias pekarangan tetapi juga sebagai tanaman obat. Ciri khas dari tanaman ini adalah daunnya berwarna kemerahan terutama saat ditanam di area yang terkena sinar matahari langsung.

Khasiat: Mengobati disentri, radang gusi, wasir, batuk berdarah, memperlancar haid, dll.

Kandungan: Zat besi, timidine, flavonoid, tanin, saponin, kalsium oksalat, polifenol, steroida, polisakarida, antibakteri, antikoagulan, dan antiproliferatif (antikanker).

Cara membuat ramuan tanaman obat andong: Cuci bersih daun andong sebanyak 2-3 lembar. Rebuslah dalam 3 gelas air. Tunggu hingga tersisa setengahnya saja. Saring lalu minum airnya secara teratur.

Alang-alang (Imperata Cylindrica L. Raeusch)

 Alang-alang (Imperata Cylindrica L. Raeusch)

Tanaman Obat: Alang-alang.

Tanaman alang-alang biasanya tumbuh liar bahkan dianggap gulma oleh para petani di ladang. Meski demikian, alang-alang telah lama diketahui memiliki banyak khasiat sebagai obat tradisional.

Khasiat: Mengobati demam, menurunkan tekanan darah tinggi, sebagai piretik, diuretik (peluruh kencing), dll.

Kandungan: Asam oksalatfernenol, katekolkampesterol, skopolotin, silindrin, stigmasterol, katekol, isoarborinol, dll.

Cara membuat ramuan tanaman obat Alang-Alang: Caranya sangat mudah cukup merebus akar alang-alang segar yang telah dibersihkan dalam air 2000ml hingga tersisa 1200ml, saring lalu minum airnya sebanyak 3 kali sehari.

Editor : M Arifin

Ajeran (Bidens pilosa L.)

Ajeran (Bidens pilosa L.)

Tanaman obat: Ajeran.

Tanaman Ajeran atau ambong-ambong (Melayu), cinglancingan (Madura), ketul sapi / ketul kebo (Jawa), Hareuga (Sunda), rai raisu (Maluku), dan lain sebagainya. Tanaman ini memiliki daun yang bergerigi di pinggirnya dan menghasilkan bunga berwarna putih-kuning. Biasanya tumbuh liar di pinggir jalan sebagai tanaman semak.

Khasiat: Antiseptik, antipiretik (penurun panas), antiinflamasi, demam, gangguan pencernaan, salesma, wasir, usus buntu, dll.

Kandungan: Phytosterin-B, alkaloid poliina, zat pahit, saponin, zat samak, dan minyak atsiri.

Cara Membuat Ramuan Ajeran: Daun ajeran sebanyak 5 gram (segenggam), jahe secukupnya, dan daun sembung. Remus semua bahan dalam air mendidih. Saring lalu dinginkan. Minum hasil ramuan tersebut sebanyak 2 kali sehari.

Adas (Foeniculum vulgare Mill.)

Adas (Foeniculum vulgare Mill.)

Tanaman Obat Adas / Fennel.

Adas / fennel adalah salah satu komponen utama dalam pembuatan minyak telon. Selain dimanfaatlan sebagai bumbu masakan, adas juga memiliki banyak khasiat dalam mengobati beberapa macam penyakit. Tanaman ini menghasilkan bunga berwaran kuning yang muncul dari ujung batangnya.

Khasiat: mengurangi rasa nyeri pada saat menstruasi, memperlancar ASI, bahan campuran minyak telon untuk menjaga kehangatan tubuh bayi, dan meningkatkan cita rasa dalam masakan.

Kandungan: Fenkon, Anetol, minyak atsiri, stigmasterin (serposterin), bergapten, dan lain-lain.

Cara Membuat Ramuan Adas: Buah adas kering ditumbuk hingga halus, kemudian sedu dalam air panas. Anda bisa menambahkan madu agar rasanya tidak terlalu pahit. Minum 2 kali sehari saat pagi dan malam sebelum tidur secara rutin dan teratur.

Adas (Foeniculum vulgare Mill.)

Adas (Foeniculum vulgare Mill.)

 

Dikenal sebagai bumbu di dapur. Namun punya khasiat yang luar biasa sebagai herbal.

Warna hijau saat masih muda, Berubah menjadi coklat agak hijau, coklat agak kuning atau bahkan berwarna coklat saat menua. Warna buah berbeda-beda tergantung asalnya darimana. Jika dirasakan rasanya seperti kamper, dan berbau khas.

Tanaman Adas. Terlihat dari atas, sedang berbunga

Tanaman Adas yang sudah kering dapat disuling menjadi minyak. Minyaknya bisa berasa manis dan juga ada yang pahit, minyak adas digunakan dalam industri obat-obatan.

Nama Lainnya: E officinale. All. Anethum foeniculum, linn

Nama Lokal : Hades (sunda), Adas Londa, Adas Landi (jawa), Adhas (Madura), Adas (bali), wala wunga (sumba), das pedas (aceh), adas pedas (melayu), Adeh, Manih (mingkabau), paapang, paampas (Menado), Popoas (alfuru), denggu-denggu (gorontalo), papaato (Buol), porotomo (Baree), Kumpasi (Sangir Talaud), adasa, rempasu (Makassar), Adase (Bugis), Hsiao Hui (China), Phong Karee, Mellet Karee (Thailand), Jintan Manis (Malaysia).

Bagian bawah Tanaman Adas

Manfaat/Khasiat: 

  • Sakit perut (mulas), kembung, mual, muntah, diare.
  • Sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan.
  • Batuk berdahak, sesak napas (asma).
  • Nyeri haid, haid tidak teratur.
  • Air susu ibu (ASI) sedikit.
  • Proteinuria.
  • Insomnia.
  • Buah pelir turun (orchidoptosis).
  • Usus turun ke lipat paha (Hernia inguisnalis).
  • Pembengkakan saluran sperma (epididimis).
  • Penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidroke testis).
  • Mengurangi sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya.
  • Rematik.
  • Keracunan tumbuhan obat atau jamur.
  • Batuk.
  • Perut kembung.
  • Rasa haus.
  • Meningkatkan penglihatan.

Kandungan:

bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung. Minyak dari buah: minyak adas (fennel oil). Kandungan kimia: adas mengadung minyak asiri (oleum foeniculi) 1-6%, mengandung 50-60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinem, limonene, dipenten, felandren, metichavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak.

Cara Pembuatan Herbal untuk Pengobatan :

  • Ambil Adas 3-9 gram. Rebus sampai mendidih, saring airnya, minum saat masih hangat.
  • Bisa juga digiling halus, kemudian masukkandalam air mendidih. Cara lainnya.
  • Bisa langsung dimakan.
  • Gosokkan minyak adas saat masuk angin
  • Untuk sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka. haluskan adas tempel ke bagian bermasalah.

Untuk Batuk

Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 gram kemudian diseduh dengan ½ cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring kemudian ditambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh

Siapkan daun saga ¼ genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 butir,adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

Untuk Sesak Nafas

Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.

Siapkan adas ½ sendok the, pulosari ¼ jari, rimpang kencur 2 jari, rimpang temulawak 1 jari, jintan hitam 1 ¼ sendok teh, daun poncosudo (Jasmimum pubescens) ¼ genggam, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 ½ gelas air bersih sampai tersisa kira-kira separuhnya. Setelah dingin, kemudian disaring dan siap untuk diminum. Minumlah sehari 3 kali.

Untuk Sariawan

Siapkan adas ¾ sendok teh, ketumbar ¾ sendok teh, daun iler 1/5 genggam, daun saga ¼ genggam, sisik naga 1/5 genggam, daun sembung ¼ genggam, pegagan ¼ genggam, daun kentut 1/6 genggam, pulosari ¾ jari, rimpang lempuyang wangi ½ jari, rimpang kunyit ½ jari, kayu manis ¾ jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Semua bahan-bahan tersebut direbus secara bersamaan.

Adam & Hawa atau Nanas Kerang (Tradescantia Spathacea)

Adam Hawa/Adam & Eva/Nanas Kerang (Tradescantia Spathacea)

Adam Hawa/Nanas Kerang (Tradescantia Spathacea)

Adam dan Hawa atau Nanas Kerang lebih dikenal sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Adam & hawa bentuknya menyerupai daun tanaman buah nanas tapi ada beberapa perbedaan. Bagian Daun Adam & Hawa  tidak bergerigi, tidak kaku layaknya daun nanas, Bagian Atas Daun Hijau dan Bagian bawah ungu.

Nama Latin :Rhoeo Discolor

Nama Binomial(penamaan baku) : Tradescantia Spathacea

Nama Lainnya:

  • Adam & Eva
  • Rhoeo spathacea
  • Tradescantia discolor
  • Tradescantia bicolor

Nama Lokal : Sosongkokan, Nanas Kerang

Awal di temukan di Meksiko dan Hindia Barat.

Kini banyak dijumpai sebagai tanaman hias di sekitar kita.

Manfaat/Khasiat: 

Menyembuhkan rematik, pendarahan, penyakit bronkhitis, batuk darah, disentri, sembelit, anemia, luka-luka, dan bengkak.

Kandungan:

Carboxyrnethykellulose, dimethylsuffoxide, acetylaminotfluorene, dimethylsuffoxide, aqueous crude extract, zat 2-AAF dan banyak lagi senyawa lainnya yang bermanfaat untuk tubuh.

 

Cara Pembuatan Herbal untuk Pengobatan :

Pemakaian sebagai Obat Luar:

untuk Luka, memar, terkilir . Tumbuk daun sampai halus, Oleskan pada luka .

Pemakaian Sebagai Minuman Obat Herbal :

  • Penyakit TBC Kelenjar, dan penyakit Mimisan

Cara pengobatannya: Siapkan Daun nanas kerang sebanyak 20 hingga 30 gram, bersihkan dengan cara dicuci, rebus dengan air 4 gelas sampai mendidih dan menyususut 3 gelas minum air rebusannya. 2 kali sehari

  • Flu dan Disentri

Cara pengobatannya: siapkan sebanyak 20 hingga 30 bunga kuntum segar, lalu masak/rebus menggunakan air bersih sebanyak 3 gelas, biarkan air menyusut sampai tersisa hanya 2 gelas saja. Minum air rebusan ini 2X dalam sehari

  • Mimisan

Cara pengobatannya: siapkan sebanyak 30 – 50 gram daun, bersihkan lalu rebus dengan air bersih sebanyak 4 gelas, diamkan saja samapi air menyusut dan tinggal 2 gelas saja, minum air rebusan ini selama 2X dalam sehari

 

  • Berak darah atau yang biasa disebut melena

Cara pengobatan: siapkan daun segar seabnayak 10 – 15 helai, rebus dengan air dan tambahkan dengan gula enau, dinginkan dan minum.

Itulah Manfaat Herbal Adam dan Hawa. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.